Imunisasi wajib dari lahir
Banyak yang bertanya-tanya apa sih pentingnya imunisasi, imunisasi apa saja yang wajib untuk anak dan mengapa itu wajib !!
Let's go....
Kita jelaskan disini
1.Pengertian Imunisasi
Imunisasi adalah upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan (Kemkes Indonesia, 2015)
2. Tujuan Imunisasi
Ada beberapa penyakit yang menular dan berbahaya dan bahkan menyebabkan kerusakan permanen pada kesehatan anak. Sistem kekebalan anak membutuhkan bantuan untuk melawan penyakit menular. Vaksin merangsang tubuh untuk memproduksi antibodi yang melawan infeksi. Imunisasi mempersiapkan tubuh untuk melawan infeksi serius yang mungkin terjadi di masa depan. Bayi yang masih sangat rentan terhadap infeksi, sehingga perlu dilindungi sedini mungkin. Anak memerlukan beberapa vaksin yang berbeda untuk mendapatkan perlindungan sepenuhnya. Itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk menyelesaikan program imunisasi masa kanak-kanak. Imunisasi sangat membantu, pengadaan imunisasi telah membuat banyak penyakit menular pada anak yang serius pada masanya tidak ada lagi. Misalnya dahulu difteri, polio, campak, dan batuk Rejan merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan menyebabkan kematian tinggi pada anak.
3. Jenis Imunisasi wajib
- Imunisasi Hepatitis B (HB-0) untuk bayi usia kurang dari 24 jam
- Imunisasi BCG, Polio 1 untuk bayi usia 1 bulan
- Imunisasi DPT-HB-Hib 1, Polio 2 untuk bayi usia 2 bulan
- Imunisasi DPT-HB-Hib 2, Polio 3 untuk bayi usia 3 bulan
- Imunisasi DPT-HB-Hib 3, Polio 4 untuk bayi usia 4 bulan
- Imunisasi IPV untuk bayi usia 5 bulan
- Imunisasi Campak/MR untuk bayi usia 9 bulan
- Imunisasi DPT-HB-Hib Lanjutan untuk anak usia 18 bulan
- Imunisasi Campak/MR lanjutan untuk anak usia 2 tahun
4. Efek setelah Imunisasi
- HB-0 tidak memiliki efek untuk bayi
- BCG akan menimbulkan bekas di lengan sekitar suntikan seperti bisul dalam 2 bulan setelah imunisasi dan akan sembuh sendiri tidak memiliki efek panas pada tubuh bayi
- Polio 1 sampai Polio 4 tidak memiliki efek untuk tubuh bayi (imunisasi tetes)
- DPT-HB-Hib 1 sampai 3 menimbulkan demam pada bayi dalam 1-2 hari setelah imunisasi sehingga di anjurkan memberikan Paracetamol setelah imunisasi
- Campak/MR biasa menimbulkan demam sehingga di anjurkan memberikan Paracetamol setelah imunisasi
Hal yang di perhatikan sebelum anak di bawa imunisasi
1. Bayi/anak tidak sedang demam atau masih dalam pengobatan atau bayi sedang sakit
2. Bayi/anak tidak sedang diare
3. Jika keluhan anak saat Imunisasi batuk dan pilek biasa anak bisa di imunisasi.
Terima kasih atas kunjungan
Salam sehat
Komentar
Posting Komentar